Buka Puasa Fakultas Hukum Universitas Jayabaya
Silaturahmi Ramadhan FH Jayabaya: Dari Nostalgia 1998 hingga Gagasan Kolaborasi Strategis
- By Admin --
- Friday, 27 Feb, 2026
KOPERZONE - Hangatnya suasana Ramadhan terasa kental di Lobi Tengah Universitas Jayabaya, Jumat (27/2/2026), saat Fakultas Hukum menggelar Buka Puasa Bersama yang mempertemukan mahasiswa, dosen, serta para alumni lintas angkatan. Lebih dari sekadar agenda tahunan, pertemuan ini menjelma ruang temu gagasan dan penguatan jejaring profesional.
Sejak sore, para peserta berdatangan dengan penuh antusias. Saling sapa dan canda ringan mengalir alami, menciptakan atmosfer kekeluargaan yang menjadi ciri khas keluarga besar Fakultas Hukum. Acara dibuka dengan sambutan panitia dan perwakilan fakultas yang menyampaikan apresiasi atas partisipasi seluruh undangan.
Ketua Ikatan Alumni Fakultas Hukum periode 2025–2028, Tama Satrya Langkun, dalam sambutannya menekankan pentingnya merawat kebersamaan sebagai fondasi kekuatan alumni. Ia menyampaikan penghormatan kepada para senior dan tokoh yang hadir, serta mengajak seluruh elemen untuk terus memperkuat peran sosial.
“Momentum seperti ini bukan hanya ajang temu kangen, tetapi ruang untuk saling melayani dan memperkuat,” ujarnya.
Ia juga mengenang masa-masa pergerakan mahasiswa 1998 yang menjadi bagian dari perjalanan hidupnya. Kembali ke kampus, menurutnya, menghadirkan kembali memori perjuangan yang membentuk karakter dan komitmen sosial.
“Ketika kembali ke sini, banyak kenangan yang hadir. Kampus ini bukan hanya tempat belajar, tapi ruang pembentukan nilai dan keberanian,” tuturnya.
Dalam pandangannya, Fakultas Hukum memiliki potensi besar di bidang advokasi, tata kelola, dan penguatan sistem hukum. Ia mendorong agar kekuatan intelektual tersebut dikolaborasikan dengan sektor strategis lain, termasuk pelayaran dan logistik, guna menghadirkan program konkret yang berdampak langsung bagi masyarakat.
“Kita mungkin tidak berada di lingkaran pengambil kebijakan, tetapi tanggung jawab moral untuk berkontribusi tetap ada. Alumni harus menjadi bagian dari solusi bangsa,” tegasnya.
Senada dengan itu, perwakilan penyelenggara mengingatkan pentingnya menjaga kebersamaan dan kehati-hatian dalam menjalani kehidupan, baik di lingkungan kampus maupun di tengah masyarakat. Nilai empati, solidaritas, dan rasa syukur menjadi pesan utama yang terus digaungkan sepanjang acara.
Menjelang waktu berbuka, doa bersama dipanjatkan dengan khidmat. Lantunan doa yang mengalun pelan mempertegas makna Ramadhan sebagai bulan refleksi dan penguatan spiritual. Usai adzan Maghrib, seluruh peserta menikmati hidangan berbuka dalam suasana sederhana namun penuh kehangatan.
Tak berhenti di situ, sesi ramah tamah dimanfaatkan sebagai ruang diskusi informal antara alumni dan mahasiswa. Percakapan ringan berkembang menjadi pertukaran gagasan tentang peluang kerja sama, penguatan kapasitas mahasiswa, hingga pengembangan jaringan profesional.
Nama-nama alumni yang telah berkiprah di tingkat nasional turut menjadi inspirasi. Di antaranya Harris Arthur Hedar, Ketua Umum IADIH Jayabaya Unggul sekaligus Wakil Ketua Umum DPN PERADI, serta Bambang Widjojanto, aktivis hak asasi manusia yang dikenal luas dalam perjuangan hukum dan pemberantasan korupsi. Kiprah mereka menjadi cerminan kontribusi nyata lulusan Fakultas Hukum Jayabaya dalam dinamika hukum nasional.
Pihak fakultas berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut sebagai tradisi yang tidak hanya mempererat relasi, tetapi juga melahirkan kolaborasi konkret. Di tengah tantangan zaman, sinergi antara generasi senior dan mahasiswa diyakini menjadi modal penting untuk menjaga marwah almamater.
Acara ditutup dengan sesi foto bersama—sebuah simbol sederhana namun bermakna tentang kebersamaan yang tetap terjaga di bawah naungan almamater tercinta. Dalam kehangatan Ramadhan, keluarga besar Fakultas Hukum Universitas Jayabaya kembali menegaskan komitmennya: membangun keunggulan intelektual yang berakar pada nilai kebersamaan dan pengabdian bagi bangsa. (FS)***