Iko Johansyah mewakili Korps Alumni Akademi Ilmu Pelayaran (KAAIP)
Hari Pelaut Sedunia 2026 Berakhir Meriah, KAAIP Ajak Masyarakat Lebih Mengapresiasi Profesi Pelaut
- By Admin --
- Sunday, 28 Jun, 2026
KOPERZONE – Peringatan Hari Pelaut Sedunia (Day of the Seafarer) 2026 resmi mencapai puncaknya melalui penyelenggaraan Fun Walk dan Konser Rakyat yang berlangsung pada Minggu (28/6/2026).
Kegiatan yang diikuti lebih dari 3.000 peserta tersebut menjadi penutup dari serangkaian agenda yang telah digelar untuk memperingati hari penghormatan bagi para pelaut di seluruh dunia.
Mewakili Korps Alumni Akademi Ilmu Pelayaran (KAAIP), Iko Johansyah, mengatakan bahwa rangkaian kegiatan tahun ini dirancang tidak hanya sebagai ajang perayaan, tetapi juga sebagai media edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya profesi pelaut bagi kehidupan global.
"Sejak awal kami ingin Hari Pelaut Sedunia tidak hanya dirasakan oleh insan maritim, tetapi juga oleh masyarakat luas. Karena itu, penutupan kami kemas dalam bentuk kegiatan yang lebih terbuka dan dapat dinikmati bersama," ujar Iko saat ditemui wartawan, Minggu (28/6/2026).
Ia menjelaskan, sebelum kegiatan penutupan, panitia telah menggelar sejumlah agenda seperti Maritime Expo, Strategic Maritime Forum, hingga gala dinner yang menghadirkan berbagai pemangku kepentingan di sektor kemaritiman. Seluruh rangkaian tersebut menjadi bentuk apresiasi sekaligus penguatan kolaborasi dalam memajukan dunia pelayaran Indonesia.
Menurut Iko, Hari Pelaut Sedunia yang diperingati setiap tahun merupakan inisiatif International Maritime Organization (IMO) sejak 2010. Indonesia sendiri mulai menyelenggarakan peringatan tersebut secara lebih luas sejak 2024 sebagai bentuk penghormatan terhadap dedikasi para pelaut.
"Pelaut memiliki peran yang sangat vital. Sekitar 80 persen distribusi perdagangan dunia bergantung pada transportasi laut. Artinya, keberadaan para pelaut menjadi salah satu penopang utama rantai pasok global dan pertumbuhan ekonomi," katanya.
Lebih lanjut, ia berharap peringatan Hari Pelaut Sedunia dapat terus berkembang menjadi agenda nasional yang mampu meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap sektor maritim. Menurutnya, Indonesia sebagai negara kepulauan memiliki potensi besar untuk memperkuat budaya maritim sekaligus menumbuhkan kebanggaan terhadap profesi pelaut.
Acara penutupan juga berlangsung dalam suasana penuh keakraban dengan berbagai hiburan, partisipasi pelaku UMKM, serta kehadiran keluarga para pelaut dan masyarakat umum yang ikut memeriahkan kegiatan.
Di akhir acara, Iko menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi serta mengajak semua pihak untuk terus mendukung kemajuan dunia pelayaran Indonesia.
"Kami mengucapkan terima kasih atas antusiasme seluruh peserta. Semoga Hari Pelaut Sedunia menjadi momentum untuk semakin menghargai perjuangan para pelaut yang selama ini bekerja tanpa mengenal batas demi menjaga konektivitas dan kelancaran perdagangan dunia. Mari kita nikmati kebersamaan ini dengan penuh semangat dan kebahagiaan," pungkasnya.***