Dedi Mulyadi (Istimewa) Dedi Mulyadi Minta Kapal Tongkang Batu Bara di Pangandaran Segera Dievakuasi
Sunday, 28 Jun 2026 17:00 pm

Koperzone

KOPERZONE – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, meminta agar kapal tongkang pengangkut batu bara yang terdampar di pesisir Pantai Pangandaran segera dievakuasi. Kapal bernama Nautica 22 tersebut mengalami kecelakaan dan kandas di kawasan pantai pada 16 Juni 2026.

Menurut Dedi, keberadaan kapal di bibir pantai berpotensi mengganggu kondisi lingkungan perairan selatan Jawa Barat. Selain menyebabkan air laut menjadi keruh, insiden tersebut juga dikhawatirkan berdampak terhadap ekosistem laut dan sektor pariwisata di Pangandaran.

"Saya minta Dinas Kelautan segera menangani dan menarik kapal itu. Jangan dibiarkan terlalu lama karena bisa mengganggu kondisi pantai selatan," ujar Dedi di Bandung, Jumat (26/6/2026) lalu. 

Pemerintah Provinsi Jawa Barat masih akan mengkaji mekanisme teknis serta sumber pembiayaan untuk proses evakuasi kapal tersebut. Meski demikian, Dedi menegaskan agar Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Jawa Barat segera melakukan pemeriksaan menyeluruh guna menentukan metode penarikan yang aman dan tidak menimbulkan dampak lanjutan bagi lingkungan pesisir.

Sebelumnya, kapal tongkang yang membawa sekitar 80 ribu ton batu bara dari Palembang, Sumatra Selatan, menuju Cilacap, Jawa Tengah, mengalami kecelakaan di perairan Pangandaran.

Kasat Polairud Polres Pangandaran, AKP M. Anang Tri Sodikin, menjelaskan bahwa hasil pemeriksaan sementara menemukan adanya kerusakan pada pintu lambung kanan kapal. Kerusakan tersebut menyebabkan air laut masuk ke badan tongkang sehingga kapal kehilangan keseimbangan dan akhirnya terdampar.

Di sisi lain, Ketua Yayasan Raksa Bintana, Ai Giwang, menyoroti potensi dampak ekologis dari insiden tersebut. Ia mengingatkan bahwa lokasi kapal karam berada di kawasan konservasi Batu Hiu, sehingga penanganan harus dilakukan secara cepat dan hati-hati demi mencegah kerusakan lingkungan yang lebih luas.***