Halal Bihalal KAHMI yang berlangsung di Gedung Kemendesa PDT Halal Bihalal KAHMI Jadi Momentum Perkuat Persatuan dan Keadilan Sosial
Wednesday, 13 May 2026 17:00 pm

Koperzone

KOPERZONE - Semangat persaudaraan dan komitmen menjaga keutuhan bangsa mengemuka dalam Silaturahmi Kebangsaan dan Halal Bihalal KAHMI yang berlangsung di Gedung Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendesa PDT), Kalibata, Jakarta Selatan, Rabu (13/5/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah tokoh nasional dan keluarga besar HMI-KAHMI, di antaranya Koordinator Majelis Nasional (MN) KAHMI Abdullah Puteh, Wakil Menteri Desa dan PDT RI Ahmad Riza Patria, serta Ketua Dewan Etik MN KAHMI sekaligus Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla.

Dalam sambutannya, Abdullah Puteh mengajak seluruh elemen bangsa untuk terus menjaga persatuan Indonesia di tengah berbagai tantangan nasional dan internasional yang semakin kompleks.

Menurutnya, Indonesia sejak awal berdiri telah dipersatukan oleh semangat kebhinekaan yang menjadi kekuatan utama bangsa.

“Indonesia lahir dari keberagaman suku, budaya, bahasa, dan agama. Karena itu, persatuan harus terus dirawat sebagai tanggung jawab bersama,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa HMI dan KAHMI memiliki tanggung jawab moral dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan, keislaman, serta memperkuat kualitas sumber daya manusia Indonesia.

Sementara itu, Ahmad Riza Patria menilai HMI dan KAHMI merupakan organisasi yang selalu aktif melahirkan pemikiran, gagasan, dan kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa.

Dalam sambutannya, ia juga menyampaikan apresiasi kepada para senior HMI dan KAHMI yang dinilai tetap konsisten membina kader serta menjaga semangat perjuangan organisasi.

“HMI dan KAHMI selalu punya energi besar dalam melahirkan ide, gerakan, dan kontribusi sosial untuk masyarakat,” katanya.

Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu juga mengingatkan bahwa kritik terhadap pemerintah merupakan bagian penting dalam demokrasi yang sehat.

Menurutnya, kader HMI harus tetap menjaga tradisi intelektual dan keberanian menyampaikan aspirasi secara konstruktif.

“Kalau suatu saat menjadi pejabat, kader HMI juga harus siap menerima kritik. Itu bagian dari proses demokrasi,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Jusuf Kalla menyampaikan refleksi mengenai panjangnya perjalanan pengabdiannya di HMI yang telah berlangsung lebih dari enam dekade.

Ia mengatakan, hubungan emosional antar kader HMI tetap terjaga kuat meskipun telah melewati berbagai generasi dan zaman.

“Sudah 66 tahun saya menjadi anggota HMI, dan sampai hari ini rasa persaudaraan itu masih sangat kuat,” kata JK.

Dalam pidatonya, Jusuf Kalla juga menyoroti pentingnya inovasi dan kreativitas dalam membangun bangsa. Menurutnya, kemajuan tidak akan tercapai tanpa keberanian untuk berpikir maju dan bekerja keras.

Selain itu, ia menegaskan bahwa nilai keadilan merupakan fondasi utama dalam kehidupan bernegara sebagaimana tercermin dalam Pancasila.

“Keadilan menjadi sangat penting karena disebut dua kali dalam Pancasila. Artinya, bangsa ini memang dibangun di atas semangat keadilan,” tegasnya.

JK menjelaskan bahwa keadilan tidak hanya berkaitan dengan hukum, tetapi juga menyangkut pemerataan ekonomi, pembangunan, dan pengelolaan negara yang berpihak kepada seluruh rakyat.

Acara Halal Bihalal KAHMI berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan tersebut juga menjadi ruang konsolidasi pemikiran kebangsaan untuk memperkuat persatuan Indonesia dan menjaga cita-cita keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. (FS)***