
KOPERZONE - Komitmen menghadirkan hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah kembali ditegaskan dalam kegiatan Akad Massal Rumah Subsidi yang dirangkaikan dengan launching Kahuripan 12 di Cileungsi, Bogor, Jawa Barat, Minggu (12/4/2026). Momentum ini menjadi bukti nyata bahwa program perumahan subsidi terus berjalan dan memberikan dampak langsung bagi masyarakat.
Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) Aliansi Pengembang Perumahan Nasional (Appernas Jaya), Andriliwan Muhamad, dalam sambutannya menegaskan bahwa kolaborasi antar pemangku kepentingan merupakan faktor utama dalam menjaga keberlangsungan program ini. Ia menyebut, keterlibatan pemerintah, pengembang, perbankan, hingga lembaga pembiayaan harus terus diperkuat agar semakin banyak masyarakat yang dapat mengakses hunian terjangkau.
“Perumahan bukan hanya soal membangun bangunan, tetapi membangun kehidupan. Rumah menjadi titik awal bagi keluarga untuk tumbuh dan menata masa depan,” ungkap Andriliwan.
Menurutnya, tantangan sektor perumahan di Indonesia masih cukup besar, terutama terkait backlog atau kesenjangan kebutuhan rumah. Oleh karena itu, diperlukan langkah konkret dan berkelanjutan agar program rumah subsidi tidak hanya berjalan, tetapi juga berkembang secara masif dan tepat sasaran.
Acara akad massal tersebut menjadi momen penuh haru bagi para penerima manfaat. Ratusan keluarga yang sebelumnya hanya memiliki harapan, kini berhasil mewujudkan impian memiliki rumah sendiri. Kepastian hunian ini dinilai menjadi tonggak penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi kelompok berpenghasilan rendah.
Di bawah kepemimpinan Andriliwan Muhamad, Appernas Jaya terus menunjukkan peran aktif dalam mendukung kebijakan pemerintah di sektor perumahan. Organisasi ini berkomitmen menghadirkan proyek-proyek hunian subsidi yang tidak hanya terjangkau, tetapi juga berkualitas dan berkelanjutan.
Selain itu, Andriliwan juga dikenal sebagai sosok yang mendorong inovasi dalam sistem pembiayaan perumahan, termasuk memperluas akses kredit bagi masyarakat yang selama ini kesulitan mendapatkan fasilitas pembiayaan. Ia menilai, kemudahan akses pembiayaan menjadi salah satu kunci dalam mempercepat kepemilikan rumah di Indonesia.
Peluncuran kawasan Kahuripan 12 menjadi bagian dari upaya tersebut. Kawasan ini dirancang sebagai hunian yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat modern dengan tetap mempertahankan prinsip keterjangkauan. Dengan fasilitas yang memadai, kawasan ini diharapkan dapat menjadi pilihan utama bagi masyarakat di wilayah Bogor dan sekitarnya.
Ke depan, Andriliwan optimistis bahwa dengan sinergi yang kuat antar semua pihak, program rumah subsidi akan terus berkembang dan menjangkau lebih luas. Ia berharap semakin banyak masyarakat Indonesia yang dapat merasakan manfaat memiliki hunian sendiri, sebagai langkah menuju kehidupan yang lebih stabil dan sejahtera.***