Pemkot Bogor Kucurkan Rp2,8 M untuk Wisata Alam Ciharashas

0
14

Bogor, Koperzone.com–Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mengucurkan bantuan hibah Rp2.813.973.000 dari APBD 2020 kepada Kelompok Penggerak Pariwisata (Kompepar) Kelurahan Mulyaharja, Rabu (25/11/2020). Dana hibah tersebut diperuntukan bagi pengembangan Wisata Alam Ciharashas, Kelurahan Mulyaharja, Kecamatan Bogor Selatan.

Penyerahan hibah secara simbolis dilakukan oleh Wali Kota Bogor Bima Arya kepada pengurus Kompepar Mulyaharja dan dampingi oleh Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Bogor Atep Budiman.

Bima Arya mengharapkan sektor pariwisata ini mampu menggerakkan ekonomi dan memberdayakan masyarakat setempat karena memiliki efek pengganda (multiplier effect) bagi perekonomian masyarakat dan melibatkan banyak tenaga kerja.

“Akan kita garap sekitar 2 hektar (area persawahan) di sini, akan kita jadikan sebagai kampung tematik wisata alam yang keren, Insya Allah, yang memberikan maslahat untuk warga. Kita alokasikan anggaran Rp2,8 miliar, saya serahkan kepada Kompepar Mulyaharja. Mudah-mudahan lancar. Dengan ini kita mulai pembangunan di sini,” ungkap Bima.

Sementara itu, Kadisparbud Kota Bogor Atep Budiman menjelaskan hibah dari APBD ini bagian dari klaster recovery economy di masa pandemi. “Tren masyarakat sekarang wisata lebih ke alam, cari suasana alam, berjemur, hiking, gowes. Mulyaraharja punya magnet itu untuk kita kembangkan ke arah sana,” ujar Atep.

Atep mengaku pemanfaatan lahan pertanian untuk wisata alam juga banyak dilakukan di daerah-daerah lain, salah satunya di Swargabumi, Magelang. “Karena potensi di Kota Bogor karakternya hampir mirip dengan Swargabumi, kita punya view Gunung Salak, sawah-sawah, kalau malam hari juga bagus. Lalu kita kerja sama dengan pemilik lahan dan petani, tanpa mengganggu pokok usaha masyarakat di sini, yakni pertanian, kita tingkatkan supaya ada nilai tambah lain untuk masyarakat juga nantinya,” jelas dia.

Wisata alam Mulyaharja ini pengelolaannya dilakukan langsung oleh Kompepar yang sudah Disparbud Kota Bogor bina selama empat tahun terakhir. “Hanya saja dulu masih fokus di agro edukasi wisata. Sekarang diperluas lagi cakupan wisatawannya sesuai dengan tren masa pandemi. Kompepar tingkat kelurahan ini di dalamnya berisi masyarakat setempat, para tokoh, para pemudanya dan supporting RT/RW dan kelembagaan yang ada di sini, seperti Karang Taruna,” katanya.(R1-Cep)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here