BI Bantu Pedagang Bogor 3 Unit Cold Storage

0
17

Bogor, Koperzone.com—Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jawa Barat menyerahkan bantuan tiga unit cold storage (gudang berpendingin) kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ), Senin (30/11/2020). Dengan tersedianya cold storage ini diharapkan dapat menjaga stabilitas harga produk karena dapat menampung stok dagangan dengan baik.

Asisten Direktur Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jawa Barat, Achmad P. Subarkah, usai menyerahkan bantuan, menyebutkan, cold storage yang diserahkan ke Pasar Sukasari Kota Bogor merupakan yang pertama di Jawa Barat, bahkan di Indonesia.

Sebelumnya BI Jawa Barat melaksanakan kajian akan perlunya satu penampungan stok dagangan, utamanya bagi para pedagang. BI Jawa Barat kata Achmad sebelumnya menyerahkan cold storage kepada para peternak di Ciamis.

Keberadaan cold storage di Pasar Sukasari Kota Bogor diharapkannya mampu menjaga stabilitas produk, khususnya harga daging agar tidak bergejolak. “Cold storage di Pasar Sukasari Kota Bogor merupakan final project kami yang pertama. Diharapkan keberadaan cold storage dioperasikan dan dimanfaatkan dengan optimal,” harapnya.

Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim, mengatakan, keberadaan cold storage merupakan salah satu program dalam rangka menjaga stabilitas harga di Kota Bogor melalui pengendalian inflasi. “Ini sangat signifikan dan strategis,” tegasnya.

Ia pun meminta kepada Perumda PPJ Kota Bogor agar menyediakan tempat representatif sehingga bisnisnya bisa berjalan dengan baik dan menghasilkan kontribusi serta mengingatkan pula standar operasional prosedur (SOP) penggunaan cold storage agar dijalankan dengan baik.

Dirut Perumda PPJ Kota Bogor, Muzakkir, menambahkan, setiap unit cold storage yang diberikan BI tersebut mampu menampung dan menyimpan empat ton produk. Dengan ketersediaan cold storage, ke depan selain mampu menekan laju inflasi juga berharap tidak ada lagi kekurangan daging, ayam atau ikan di Kota Bogor.

“Harapan kami ini adalah permulaan. Perumda Pasar Pakuan Jaya Kota Bogor berdasarkan data, minimal memerlukan 30 ton cold storage. Ini akan menjadi cikal bakal unit bisnis dan ini akan membantu para pedagang dalam menitip dagangannya,” katanya.

Usai penandatanganan berita acara serah terima cold storage dari pihak BI kepada Pemkot Bogor melalui Perumda PPJ Kota Bogor, para pihak melakukan pemeriksaan pekerjaan cold storage yang memiliki ukuran 3×4 meter. Nampak hadir pula Asisten Ekbang Dody Ahdiat dan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Ganjar Gunawan.(R1-cep)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here